Mesin Waktu

Pernah kebayang gak,kalau jam gak pernah ditemukan?
Waaa,
pastinya jadwal kita yang super padat ini bakalan semakin gak
ter-oganize dengan baik. yap, berkat kehebatan sebuah jam,kita jadi
teratur dalam mengerjakan segala hal.Malahan senangnya,
sekarang ini
kita bisa dengan mudah mendapatkan jam dengan berbagai jenis  dan
ukuran, sesuai kebutuhan.

Kita harus
berterimakasih ama nenek moyang bangsa Mesir, karena pertama
kali
memperkenalkanalat penunjuk waktu. Pada tahun 3.500 SM, bangsa Mesir
menemukan cara mengetahui waktu dengan melihat bayangan tiang atau
batu pahatan. Tiang pada alat bernama sundials ini saat terkena sinar
matahari, bayangannya akan menjadi jarum yangmenunjuk ke angka waktu
dan bayangan tiang tersebut akan bergerak sesuai dengan arah
pergerakan matahari.

Sayangnya, sundials ini
punya banyak kekurangan, antara lain kurang akurat
dalam menunjuk
waktu, karena hanya bisa bekerja pada siang hari saja. untuk mengatasi hal
itu , di thn 1400 SM, bangsa Mesir menciptakan jam yang menggunakan
tenaga air. Jam "air" ini lebih akurat daripada sundials karena bisa
bekerja pada siang dan malam.
Tapi karena ukurannya lumayan besar dan
sangat tergantung sama tenaga air,jam ini gak bisa dibawa kemana-mana.

Sekitar tahun 1300,jam yang menggunakan tenaga mekanik
atau mesin mulai muncul di benua Eropa. Jam mekanik di masa itu
hanya terdapat di gereja dan tidak memiliki angka. Untuk memberitahukan
waktu,
dia memiliki bel atau lonceng yang akan berbunyi setiap satu
jam sekali.
Barulah di thn 1656, seorag ilmuwan Jerman bernama
Christian Huygens menciptakan jam mekanik yang menggunakan pendulum
sebagai alat penggeraknya. Nah, pendulum clock ini lebih sederhana
bentuknya jadi bisa ditempatkan di dalam rumah. Sejak diciptakannya
pendulum clock ini, setiap orang mulai memiliki jam sendiri di rumahnya.

Tahap perkembangan jam selanjutnya adalah terciptanya
jam dengan tenaga elektrik di tahun 1840 oleh
seorang pembuat jam
bernama Alexander Bain. Awalnya, penggerak jam elektrik adalah
electromagnetic pendulum, sampai kemudian pada thn 1920 ditemukan
quartz, yaitu sejenis kristal yang mirip kaca. Kehebatan kristal quartz yang
bila dialirkan tenaga elekterik,dia akan bergerak secara konstan jadi
jarum jam bisa bergerak secara otomatis. Kristal quartz inilah yang
menjadi bahan pembuat jam yang sekarang ini sering kita pakai
sehari-hari.

Setelah jam elektrik muncul, para
pembuat jam mulai berfikir untuk menciptakan jam mulai berfikir untuk
menciptakan jam yang lebih praktis dan bisa dibawa pergi. Akhirnya di
tahun 1850,Aaron Lukfin Dennison membuat jam berukuran kecil yang
kemudian dikenal dengan nama jam saku. Sebenarnya jam saku ini sudah
pernah dibuat Peter Henlein di tahun 1524, tapi bentuknya sederhan
banget, belum ada penunjuk menit dan masih menggunakan pendulum
kecil. Diabad 19,jam saku ini lumayan terkenal dan menjadi inspirasi
pembuat jam tangan.

Jam tangan elektrik pertama
kali dijual oleh Hamilton Watch Company pada tahun 1957. Karena jam
tangan ini lumayan beken, maka perusahaan ini membuat “versi” digitalnya
di tahun 1970. Jam tangan ini pertama buatan Hamilton Watch ini
istimewa dan mahal banget harganya karena terbuat dari emas 18
karat! Sekarang banyak banget perusahaan pembuat jam tangan bermunculan
dan salaing bersaing dalam memasarkan produknya. Bahkan jam bukan
lagi sekadar penunjuk waktu, tetapi juga bias menjadi aksesoris yang kereeeen
banget!!!!!!!! 

Poll

Apa sih yang menarik dari SMA Negeri 13 Medan:

Alumni